Kamis, 09 Juni 2016

Sepertinya memang benar untuk mengetahui kedalaman lautan, kita sendiri yang perlu menyelaminya.

Hal itu pula yang terjadi pada kaum pemuda hari ini, termasuk saya. Sebagai pemuda yang juga mahasiswa, saya merasa mustahil kita berbicara mengenai perjuangan rakyat apabila kita tidak pernah menyentuhnya. Mahasiswa sejatinya adalah barisan kelas menengah, buku-buku yang kita baca entah yang berlabel akademik hingga aliran filasat sekalipun harganya lumayan. Buku Karl Marx apalagi, bahasannya tentang perjuang kelas, proletariat, tapi bersanding di rak toko buku milik borjuis yang diperuntukan untuk kaum borjuis itu sendiri.

Memang perlu turun kebawah untuk mengetahui persoalan rakyat, karena memang sepertinya lebih pelik daripada yang kita dapat dari literatur apalagi yang baru sebatas teori.

Jika mahasiswa memang agen perubahan, sudah seharusnya kita bisa merangkul rakyat yang selama ini menjadi korban manipulasi informasi berbagi pihak yang haus kekuasaan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar