"Kapan libur ?"
"Besok ikut juga ke Garut gak ?"
"Besokan tanggal merah. Bareng papa aja kalau mau ke sini."
"Libur kuliah kapan a ?"
"Biasanya juga bisa ke sini."
"Aa, kalau mau ke sini, sekarang aja. Nanti pulangnya bareng papa."
"Masih lama liburnya ?"
"Oh yaudah. Kalau libur, pulang yah."
Sederet pertanyaan yang biasa dilontarkan mama ke saya. Yang pada akhirnya saya harus mentahkan, "Insyallah yaa ma. Masih ada urusan di sini."
Hal ini juga yang selalu membuat saya berpikir dua kali setiap kali mau traveling. Bagaimana saya bisa tega liburan menikmati kota lain, sementara orang tua mengharapkan kehadiran saya dan sabar menunggu waktu saya luang. Ketika waktu saya luang, saya malah membuat rencana liburan. Lebih baik pulang, sepertinya. Toh setidaknya, saya bisa liburan juga di sana.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar