Sedikit lucu belakangan ini. Entah kapan aku selalu berharap hari-hari ku bisa dihabiskan dengan bermalas-malasan didalam kamar: browsing apapun, baca artikel ini dan itu, streaming soundcloud ataupun youtube, atau sekedar tiduran dikamar mendengarkan musik folk. Tapi nyatanya sampai detik ini aku tak bisa melakukan hal tersebut. Tahun ini sudah menghabiskan 4 bulan dan sekarang sedang jalan 5. Secara beruntun, aktifitas demi aktifitas terus menghujani hari-hari ku. Entah sibuk dengan liputan dengan Aspirasi, perkuliahan dengan seantero tugasnya, menulis untuk blogzine hardcore punk ku, melayani permintaan teman untuk dibuatkan design banner/kartu nama/tshirt, menjalin serta memperkuat relasi dengan teman-teman di Kolektif Dhuafa dan teman-teman lainnya, menjalankan rutinitas pacaran konvensional dengan Tiara, bersenang-senang dengan CBA, atau yang paling baru yakni memanage Optical Records serta Little White Apparel. Kadang aku merasa letih sampai aku sudah lupa berapa kali aku harus rela pola tidur ku menjadi berantakan, kondisi tubuh yang naik turun sampai (mungkin) kini menjadi biasa. Yah, mungkin ini semacam balas dendam. Mengingat waktu-waktu sebelumnya aku lebih banyak menghabiskan waktu dirumah. Kini presentasenya, 70% lebih banyak diluar dan 30% dirumah. Kalau sedang padatnya begini, aku merasa butuh waktu lebih dari sekedar 24 jam sehari. Yah, kalau bisa mungkin ditambah menjadi 30 atau 35 atau 40 mungkin atau yah seterusnya lah.
Meski kadang merasa letih dan menjadikan kondisi tubuh yang naik turun. Aku menikmatinya. Banyak hal yang aku dapat. Aku jadi lebih sering bertemu banyak orang dengan keunikan pada situasi dan kondisinya masing-masing, yang mana dapat diambil hikmah serta dijadikan pelajaran untuk diri sendiri. Tapi kurangnya aku, tidak bisa memanage waktu dengan baik karna padatnya aktifitas formal maupun informal ku. Maka sesekali banyak yang kecewa dengan ku yang ngaret (baca: tidak tepat waktu). Hal ini yang masih aku cari solusinya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar