Senin, 28 Januari 2013

Liburan Yang (Mungkin) Berkesan

Butuh banyak istirahat dalam liburan kali ini. Badan perlahan ringkih. Terlalu di paksa untuk bergerak ternyata berbuah yang tak enak. Sayangnya tak ada cukup waktu untuk sejenak beristirahat menikmati waktu tanpa satu pun yang memiliki arti. Rasanya, benar-benar butuh sedikit jeda untuk menghela nafas yang saat ini sedang tersendak. Target keliling guna menjalin kembali komunikasi yang baik, butuh persiapan lebih seperti ingin mendaki. Kini letih dan ringkih sukses menggelayuti seluruh tubuh tanpa permisi. Masih ada sisa beberapa minggu lagi. Pukul rata semua kegiatan dalam beberapa hari kedepan, dan lusa akan menjadi hari yang tenang untuk membaringkan badan. :D

Sabtu, 26 Januari 2013

"Aku bosan menghadapi bosan. Maka aku nikmati saja bosan agar tidak bosan," -Alfian Putra A.

Rabu, 23 Januari 2013

Pecinta Yang Tak Benar Mencinta

Kau bilang kau mencintai nya
Kau bilang hijau ini harus tetap terjaga
Kau bilang biru ini harus tetap membiru
Aku bilang kau hanya takut kehilangannya
Aku bilang kau hanya takut tak bisa menikmatinya
Aku bilang kau tak benar mencintainya
Aku bilang kau tak benar menjaga hijau nya
Aku bilang kau membiarkan biru menjadi pilu

Tak perlu mendaki untuk bisa mencintai
Di ujung kaki, kita pun bisa menyayangi
Percuma mendaki jika hanya tuk pembuktian diri
Percuma mendaki jika demi sebuah gengsi
Percuma mendaki jika tak benar memahami

Kau pecinta yang tak benar mencinta
Kau pecinta yang sebatas memuja
Kau pecinta demi kenikmatan semata
Kau pecinta yang tak benar mencinta

Minggu, 13 Januari 2013

Ketika Cerpen Asal-Asalan Di Garap Jadi Film Beneran

Dulu gua sempat nulis cerpen dadakan yang asal-asalan waktu masih di blog gua yang pertama. Kenapa gua bilang begitu karna gua tulis saat suasana hati lagi berkecamuk efek dari berantem sama pacar. Kedengerannya gimana banget yeh ?! hahaha. Tapi bener kata salah satu dialog di film 500 Days Of Summer yang bilang Sastra adalah solusi yang tepat saat galau. Kurang lebih seperti itu-lah. Tapinya juga, gua ga mau bilang cerpen dadakan bin asal-asalan gua itu produk sastra, karna gua sendiri ga punya basic apa-apa buat nulis.

Singkat cerita. Beberapa bulan kemudian. Seorang temen gua Lingga yang kebetulan kuliah di BSI jurusan Broadcasting lagi ada tugas untuk menggarap short movie. Dan dia ng-message gua menanyakan ada cerpen yang bisa di bikin film apa nggak. Awalnya gua bilang nggak ada. Karna gua ga biasa nulis untuk film dan lebih ke cerita-cerita personal. Tapi setelah gua ingat-ingat gua sempet nulis cerpen berjudul Posesif Berujung Maut, yakni cerpen dadakan bin asal-asalan yang gua sebutkan di paragraf awal tadi. Gua coba tawarin Lingga. Dan beberapa saat kemudian dia bilang siap mau pakai namun ada beberapa syarat yang gua harus maklumi yakni pemotongan cerita karna dia rasa terlalu panjang dan gua punya setuju karna gua sadar cerpen gua tersebut terlalu banyak eksplorasi yang memungkinkan Lingga dan Tim kesulitan. Kedua, nama gua nggak di cantumin sebagai penulisnya karna ini buat tugas kuliah dan semua yang terlibat harus mahasiswa/i BSI sedangkan gua waktu itu lagi kuliah di Gunadarma. Gua sempet berkecil hati mendengar syarat kedua. Namun, atas dasar pertemanan. Pada akhirnya gua relakan karya yang asal-asalan itu untuk digarap atas nama orang lain.

Selang beberapa lama gua belum ada kabar dari Lingga mengenai jadi atau tidaknya film itu di garap. Dan hari ini, saat gua lagi mantau Timeline Twitter gua liat Lingga yang lagi Mention-Mentionan sama seorang temennya yang lagi ngbahas film pendek buatnya dengan judul "Posesif Berujung Maut". Iseng, gua seacrh di youtube. Dan gua pun menemukannya.


Setelah gua tonton benar ada beberapa yang dipotong. Namun semua dialog sewaktu tokoh Arian dan Ratih berbincang gua klaim itu adalah murni dialog yang gua tulis waktu di cerpen asal-asalan. Dan pada Credits nama gua tidak dituliskan bahkan di Thanks List pun tidak ada. Tak mengapalah. Melihat film ini jadi digarap gua pun seneng. Terima kasih untuk Lingga dan teman-teman BSI-nya yang mau menggunakan cerpen asal-asalan gua ini untuk kebutuhan tugas filmnya. Good job :D

Periksa Posesif Berujung Maut versi cerpen dadakan bin asal-asalan disini

Kamis, 10 Januari 2013

Iseng Rekam: Masa Sekolah Masa Yang Indah

SMK.Setia Negara 09/10 (Photo by ???)
"Tiada masa paling indah... Masa-masa disekolah... Tiada kisah paling indah... Kisah-kasih disekolah," -Chrisye

Sepenggal lirik Chrisye dalam lagu Kisah Kasih Di Sekolah diatas, rasanya menjadi pembuka yang paling tepat untuk mengawali posting-an kali ini. Meski secara keseluruhan isi lagu tersebut tidak me-representasi-kan tentang apa yang akan termuat pada posting kali ini. Karna apa yang akan di muat kali ini melebihi dari apa yang menjadi isi dalam lagu tersebut.

Chrisye memang benar, masa-masa sekolah adalah masa terindah. Terutama masa-masa di mana kita mengenakan seragam putih-abu abu. Seperti apa yang orang lain juga banyak katakan tentang hal tersebut. Dan gua setuju dengan hal itu. Sekali lagi, masa-masa sekolah (terutama SMU) adalah masa-masa yang paling menggemaskan jika di ingat ulang.

Dimana pada masa-masa itu lah kita masih berada dalam masa ingin menunjukan bahwa "Ini loh gue!". Sebuah masa dimana rasanya kita patut untuk mencoba semuanya. Sebuah masa yang menjadi penentu kemana langkah kita selanjutnya dan bagaimana nantinya kita. Sebuah masa yang benar-benar tidak bisa terulang. Sebuah masa yang akan membuat kita selalu rindu apabila mengingatnya. Sebuah masa yang benar-benar.....ah sudahlah, sulit menjabarkannya dengan kata-kata.

Atas dasar itu-lah. Pada perpisahan sekolah dulu. Gua sempatkan meminjam sebuah handycam teman untuk merekam jalannya acara. Meski tak semua yang terexpos, dan kebanyakan teman-teman kelas dan teman-teman nongkrong. Tapi, setidaknya vidio ini bisa menjadi obat di kala rindu akan masa-masa istimewa tersebut datang kembali.

Berikut vidio dokumenter perpisahan SMK. Setia Negara Depok angkatan 2009/2010:

Minggu, 06 Januari 2013

Iseng Rekam: Kemana Kita Ke Cibeureum

Belakangan ini account Youtube gua sedikit berguna. Terakhir gua posting video Stop Motion caur disana. Dan sekarang, gua posting video dokumenter perjalanan kecil gua dan teman-teman waktu ke Air Terjun Cibeureum di Cibodas, Jawa Barat. Hasil-nya memang tak seberapa. Gua belum punya basic apa-apa tentang pengaturan videografi, kamera dan angle. Semuanya cuma modal feeling aja. Begitu juga dengan proses editingnya, cuma mengandalkan Windows Movie Maker. Maklum, dirumah cuma ada software tersebut (Alibi! Faktanya: belum bisa pake Adobe Premiere). Yaudahlah, langsung kalian simak dan nilai sendiri aja video yang satu ini lah.