Selasa, 24 Juli 2012

Bahagia Itu Sederhana

Bahagia itu memang sederhana. Dan seharusnya memang sederhana. Dengan melakukan hal yang kita sukai dan menikmati hal tersebut tentu akan membuat kita bahagia. Bahagia tidak melulu soal materi. Meski tidak bisa dibantah lagi, hampir semua hal sekarang membutuhkan materi. Tapi, jangan sampai kita terjebak pada hal ini. Karna akan membuat kita sulit untuk mendapatkan kebahagian itu sendiri ketika kita tidak memiliki uang sepeserpun. Buang jauh pemikiran seperti itu.

Buat gua bahagia sederhana. Ketemu teman dan terlibat perbincangan yang mengasyikan itu bisa membuat gua bahagia meski tidak atau hanya memilki beberapa uang pun didompet. Mendengarkan lagu dan ikut bernyanyi bisa membuat gua bahagia. Keluar rumah sore hari dan mendapati cuaca yang mau hujan, mendung dengan angin yang berhembus perlahan itu bisa membuat gua bahagia. Bangun pagi dan berjemur didepan teras rumah kemudian keringat mengucur dari pori-pori tubuh itu juga bisa membuat gua bahagia. Intinya sebisa mungkin gua membuat diri gua sebahagia mungkin ditengah banyak masalah personal yang jika terus dipikirkan akan membuat kita lupa untuk menikmati serta mensyukuri kehidupan.

Sabtu, 21 Juli 2012

Ngepelist: 5 Tembang Terbaik Saat Mengepel Rumah #1

Sebagai seorang anak yang, kalau boleh dibilang masih cukup beruntung, masih bisa menumpang tidur dan makan dirumah orang tua. Tentu, gua tidak bisa semena-mena begitu saja. Ibarat sudah dikasih diskon 30% untuk masuk Dufan tapi di loket lu ngotot minta ditambah 20% lagi. Itu gila namanya.

Dan karna gua masih kuliah, gua tidak bisa membalas budi mereka (orang tua gua) dengan uang tentunya. Terlebih lagi pemasukan gua dari hasil mendirikan label distribution hanya cukup untuk membeli satu keping cd lokal atau kadang kalau sial hanya cukup mentraktir dua mangkok bakso.

Sebagai gantinya, kadang gua mengambil ahli pekerjaan ibu gua untuk mengepel lantai rumah. Kadang ? karna gua kadang lupa, kadang suka keluyuran dan pulang besok pagi-nya. Oke biasanya gua mengepel rumah di sore hari, disaat suasana teduh dan riuh oleh suara anak kecil yang hilir mudik tanpa jelas yang pasti didepan pagar rumah serta kicauan dari ibu-ibu yang tak kenal waktu untuk mengurusi hidup orang lain. Biasanya, sebelum gua melakukan kegiatan ini, ada hal yang wajib dan kurang afdol apabila tidak dilakukan yakni men-set playlist. Dan menghajarnya dengan volume maksimum. Berikut ada 5 tembang yang akan menemani gua untuk mengepel rumah sore hari ini. Karna rumah gua tidak terlalu besar, 5 tembang itu sudah cukup.

01. Zake And The Popo - Mighty Love (Album: Space In The Headlines by Black Morse, 2007)

Dibuka dengan gesekan maut dari gitar accoustic mampuh menjadikan lagu ini semacam moodbooster dikala menggenggam gagang kainpel untuk pertama kalinya. Dan percaya atau tidak itu akan mempengaruhi mood mengepel dalam beberapa menit kedepan. Dengarkan irama yang mereka hasilkan, bukankah sungguh nikmat jika dipadukan dengan gerakan kainpel yang bergerak maju-mundur atau kanan-kiri ?





02. Zake And The Popo - C Song (Album: Space In The Headlines by Black Morse, 2007)

Masih dari tembang milik ZATPP. Setelah mood mengepel sudah kembali bagus. Tembang yang satu ini cocok sebagai penjaga mood agar tidak tetap jatuh. Dengan iramanya yang menggontai tentu akan menggiring kita untuk lebih teliti menyusuri titik titik kotor disudut rumah dengan cermat.

03. Cock Spparer - Take 'Em All

Setelah semua sudut-sudut rumah dibersihkan dengan cermat. Ada baiknya kita perlu melakukan peng-klimaks-an di beberapa titik ruangan yang biasanya sering dikunjungi orang seperti ruang tamu dan ruang televisi. Untuk mencapai total-klimaks rasanya nomer dari legenda punk/oi asal Inggris ini cocok dipasang dipertengahan playlist. Sebuah nomer yang konon beat serta irama-nya sudah diikuti oleh berbagai musisik dan suproter sepak bola. Mungkin yang belakangan ini dan baru saja terjadi adalah kemiripan lagu Iwak Peyek dengan bagian refrain lagu ini.

04. Payung Teduh - Menuju Senja (Album: Dunia Batas by Ivy League, 2012)

Entah gua merasa hanya pada lagu ini Payung Teduh bermain cukup enerjik dan keluar dari garis-garis aman tidak seperti pada nomer Resah, Berdua Saja ataupun Angin Pujaan Hujan dan beberapa nomer lainnya. Oke terlepas dari itu, Menuju Senja ini paling pas dijadikan backsound untuk istirahat sembari menunggu lantai kering. Sembari menikmati awan yang biru dan angin yang sepay-sepoy. Segelas kopi dan sebatang rokok, jika kalian penikmat dari dua hal tersebut, mungkin bisa menjadi perpaduan yang tepat.




05. Sore - Bogor Biru (Album: Ports of Lima by Aksara Records, 2008)

Lantai sudah lumayan kering namun keringat sisa-sisa dari beraktivitas tadi belum jua hilang dari tubuh. Masih ada waktu kurang/lebih 3 menit lagi untuk mengeringkan keringat sembari mendengarkan tembang dari Sore ini. Habiskan kopi terlebih dahulu sebelum bergegas untuk membersihkan tubuh dan siap menuju senja.

Sampai jumpa di Ngepelist berikutnya. :*

Introduksi


Hey, ini adalah blog personal gua yang terbaru setelah kurang lebih tiga tahun menyampah ria di Bungkam Suara dan entah kenapa untuk kembali menulis disana, gua merasa ada sesuatu yang rasanya kurang relevan. Entah, berkenaan dengan apa tapi yang jelas berat untuk memulai meng-konseptualisasikan kembali blog banal itu. Mungkin karna terlalu menikmati ke-absurd-an yang terbiarkan begitu lama hingga pada akhirnya malah menjenuhkan. Makanya gua mengambil langkah untuk menghiatus-kan blog tersebut dan membuat C'mon Alf! ini. Di C'mon Alf! ini, secara tak berkala gua akan memposting berbagai hal mengenai kehidupan pribadi, musik, mungkin tips (jujur,gua tak terlalu pandai dalam hal ini), sedikit opini tentang berbagai aspek kehidupan bisa jadi nanti bersinggungan dengan politik, dan hal-hal absurd yang kira-nya memang pantas untuk disebar luaskan. 

Selamat menikmati C'mon Alf! 


Depok, 21 Juli 2012 2:48WIB
Alfian Putra Abdi